Wednesday, September 25, 2019

The Most Commited Penghargaan Agus Mulyana



Sumber: Google

The Most Commited Gelar yang berhasil diraih oleh Agus Mulyana tidak hanya itu selaku Dikertur kepatuhan Bank BJB. TIdak hanya itu Agus Mulyana juga telah berhasil medapatkan penghargaan TOP GRC 2019 

Dalam usaha atau bisnis pengolahan  risiko yang baik menjadi kunci kesuksesan usaha tersebut. Tidak hanya itu dalam usaha peran mangement sangalah penting meskipun berada dibalik layar tetatpi management yang baik menentukan ksuksesan suatu usaha tersebut. 

TOP GRC sendiri  adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk, and compliance sekaligus apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan GRC dalam pengelolaan usaha bisnisnya. Bank BJB sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya. Penerapan sistem tata kelola ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menghindari potensi fraud yang merugikan berbagai pihak dari beragam aspek. GCG bank bjb telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bank BJB menyabet gelar TO GRC 2019 karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik, karena kemenangan juara tersebut diamil dari tiga aspek yaitu sistem infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan. GRC Leader 2019 dalam ajang ini. 
Tidak hanya itu Agus Mulyana juga sukses menyabet sebutan The Most Committed.

 "bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," Ujar  M. As'adi Budiman Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB. 


Sumber: Ayobandung.com

Jajaran Baru Bank BJB Diharapkan Dapat Bersaing Dengan Baik


Sumber: Google
Pada era Digital saat ini Bank BJB terus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, terutama pada era digital dan persaingan yang semakin ketat. Jajaran baru Bank BJB pun menyatakan siap pada era digital yang akan mereka hadapi saat ini.

Jajajaran tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas untuk Bank BJB dengan semakin baiknya  inovasi dalam rangka merespon kebutuhan konsumen. Perubahan di berbagai lini kehidupan membuat masyarakat sebagai konsumen produk dan jasa perbankan juga membutuhkan layanan transaksi keuangan yang serba mudah dan cepat. 

Peningkatan layanan diharapkan menjadi pondasi bank bjb untuk mencapai visi menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia lewat bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama Bank BJB.

Dalam konteks memenuhi kebutuhan transaksi digital, Bank BJB telah melakukan berbagai langkah strategis. Untuk percepatan bisnis dan peningkatan layanan kepada nasabah, bank bjb akan melakukan pengembangan digitalisasi produk dan layanan, dengan rencana pengembangan jangka pendek yang akan dilakukan yaitu melakukan akselerasi pembangunan beberapa produk dan layanan elektronik serta digital banking antara lain:
  1. Pengembangan e-money server based untuk transaksi menggunakan QR Code.
  2.  Perluasan fitur dari mobile banking bank bjb termasuk bjb Digi yang lebih user friendly. 
  3. Integrasi bisnis digital dengan perusahaan Fintech termasuk e-commerce. Self service banking machine atau e-kiosk dan transaksi menggunakan chat bot.


Pada pengembangan jangka panjang Bank BJB akan mengoptimalkan kerja sama dengan pemerintah dareah untuk digitalisas layanan publik. 

Beberapa program kolaborasi dengan Pemerintah Daerah yang telah berjalan antara lain layanan Pembayaran PBB-P2, E-Channel Samsat (E-Samsat), Tabungan Samsat (T-Samsat), Samsat Jawa Barat Ngabret/Bergerak Cepat (SAMSAT J’bret), Samsat Banten Hebat (SAMBAT), Internet Banking Corporate (IBC) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP). 

"Kami meyakini di dalam setiap perubahan akan selalu ada peluang dan tantangan untuk dihadapi. bank bjb siap menghadapi tantangan-tantangan baru ini dan membuktikan bahwa bank bjb merupakan bank yang adaptif dan dinamis dalam merespon kebutuhan layanan transaksi nasabah,"  ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.


Sumber: Ayobandung.com

Agus Mulyana Resmi Menjadi Direktur Bank BJB Setelah Rapat Umum RUPSLB

Sumber: Google

Agus Mulyana mendapat tanggung jawab sebagai pelaksana tugas plt Direktur Bank BJB Setelah dilakukannya pemberentian hormat  terhadap Ahmad Irfan sebagai direktur utama Bank BJB.

Diketahui sebelumnya Agus Mulyana menjabat sebagi direktur kepatuhan dan menajemen Risiki PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dab Banten Tbk (Bank BJB).
Setelah diadakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Agus Mulyana  diangkat dan disahkan sebagai DIREKTUR Utama Bank BJB


Dijelaskan oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat yang menerangkan waktu pelantikan Agus Mulyana sebagi Diretur Bank BJB.

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Mendapat mandat sebagai Direktur Utama Bank BJB Agus Mulyana mengaku akan meneruskan segala program-program yang telah dibangun sebelumnya Agus Mulyana juga mengaku akan memperbaiki jika ada kekurangan pada era sebelumnya.

“Mendapat mandat RUPSLB merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” Ujar Agus Mulyana.

Agus Mulyana menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB sejak Mei 2015. Pria kelahiran Bandung tahun 1964 ini sebelumnya pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. 



Sumber: Infobanknews

Peran Serta Seluruh Jajaran Bank BJB Hingga Penghargaan Untuk Agus Mulyana


Sumber: Google

Penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019 berhasil diraih Agus Mulyana. Agus Mulyana Resmi menjadi direktur Bank BJB dan mendapat gelar The Most Committed GRC Leader 2019 dalam ajang apresiasi di bidang manajemen risiko tersebut.

Penghargaan yang diraih oleh Agus Mulyana terbilang telah melalui proses yang cukup panjang. TOPGRC sendiri adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk, and compliance sekaligus apresiasi kepada perusahaan dan individu yang dinilai berkinerja baik serta telah menerapkan GRC dalam pengelolaan usaha bisnisnya. 

Dalam akun Instagram pribadinya @amulyana46, pria yang akrab disapa Amul ini mengaku bangga sekaligus merasa terhormat atas pencapaian yang berhasil ia gapai. Penghargaan ini menjadi bukti apresiasi nyata yang disematkan dewan juri kepada kinerja Amul. Menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi saya selaku Direktur Kepatuhan bank bjb didapuk sebagai The Most Committed GRC Leader 2019.

Tentu saja dibalik pernghargaan yang diterima Agus Mulyana dan Bank BJB Ttidak luputdari kerja sama  insan Bank BJB yang senantiasa menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya untuk mewujudkan bjb lebih baik, kata Amul.

Kinerja manajemen risiko yang dicatatkan Bank BJB memang terbukti moncer. Salah satu indikatornya, rasio kredit macet alias Non Performing Loan (NPL) bank bjb Semester I 2019 terjaga di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 sebesar 2,61%. 

Catatan positif ini ikut diciptakan di bawah polesan tangan dingin Agus Mulyana yang sempat menjabat sebagai direktur kepatuhan dan manajemen risiko hingga pengujung April 2019. Pola manajemen risiko yang diterapkan Bank BJB selama ini terbukti berhasil memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan.

Berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan perbankan juga bisa terhindar dari risiko merugikan bahkan mendorong ekspansi keuntungan pada level optimal. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses penjurian yang sangat ketat oleh dewan juri yang terdiri dari berbagai pihak yang kompeten, termasuk di antaranya Majalah Top Business, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), dan Asia Business Research Center. 

 Para juri menilai bahwa sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko dan manajemen kepatuhan di bank bjb memuaskan. Performa seperangkat indikator ukur itu menunjukkan bank bjb berada di tingkat yang Sangat Baik dalam konteks manajemen risiko, sehingga bank bjb juga mendapatkan penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars.

Dari segi kinerja, perseroan juga memperlihatkan tren positif. Tercatat total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.


Sumber: Ayobandung.com

Monday, January 14, 2019

Misbakhun Resmi Dibebaskan Dari Tuduhan Kasus Misbakhun Korupsi

Sumber: Google

Mukhamad Misbakhun resmi di bebaskan karena terbukti tidak bersalah mengenai tuduhan kasus Misbakun korupsi. Sebelumnya kasus yang Misbakhun dan membuat Misbakhun harus rela kehilangan posisi kerja sebagai salah satu anggota DPR fraksi partai PKS. Akan tetapi saat ini mengenai kasus tersebut Misbakhun dinyatakan bebas secara resmi.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan serta memberikan nikmat sehat selama saya di penjara sehingga pada tanggal 18 Agustus 2011 ini telah memperoleh pembebasan bersyarat karena telah menjalani 2/3 dari masa hukuman yang seharusnya dijalani,"ucap Misbakhun.

Pada kesempatan yang bahagia tersebut pula Misbakhun mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepeda semua pihak yang senantiasa memberikan dukungan dan do'a selama Misbakhun menghadapi tuduhan kasus Misbakhun korupsi tersebut. Dukungan yang selalu datang   selama ia menjalani proses hukum hingga dimasukkan ke dalam penjara ketika rezim pemerintahan Presiden SBY.

"Dukungan yang besar tersebut semakin membuka dan membangkitkan sebuah kesadaran bahwa dimasukkannya saya ke dalam penjara ini tidak pernah bisa lepas dari sebuah langkah perjuangan konstitusional yang saya lakukan sebagai anggota DPR RI. Yang bertindak dengan penuh semangat selaku inisiator TIM 9 untuk membongkar skandal besar bailout Bank Century yang dilakukan oleh pemerintah presiden SBY," jelasnya.

Tuduhan kasus Misbakhun korupsi dan fitnah-fitnah yang diarahkan kepadanya, lanjut Misbakhun, kemudian hanya menjadi sebuah dakwaan tindak pidana umum. Pemalsuan dokumen atas  akte kredit yang dibuat oleh pihak bank, menjadi keputusan hukum yang dibuat untuk memasukkannya ke dalam penjara. 

Sebuah tuduhan yang absurd dan dibuat-buat dengan penuh rekayasa.

"Memenjarakan saya adalah kezaliman sebuah rezim,"ujarnya

"Alhamudillah, saya bebas," kata Misbakhun

Misbakhun Menceritakan Pengalamanya Ditahan Di Mabes Polri

Sumber: Google

Misbakhun menceritakan pengelaman dimana dirinya ditahan  di Mabes Polri karena tudingan kasus Misbakhun korupsi atas pemakaian L/c palsu di Bank Century.

"Beberapa tahun lalu, periode antara 26-27 April 2010, saya memulai kehidupan baru. Merasakan tidur pertama di penjara. Periode malam itu, saya merasakan malam pertama di sana. Di penjara yang telah membebaskan saya dari rasa takut saya pada semua kekuasaan manusia," ucapnya

Bagi Misbakhun, di penjara sama saja membebaskannya dari semua rasa takut akan hal-hal yang bersifat duniawi dan materi semata. 

Mengenai kasus Misbakhun tersebut pada keputusan hukum pertama mengenai kasus Misbakhun korupsi Misbakhun dinyatakan bersalah dan diberikan vonis penjara 1 tahun, namun pada pengadilan tinggi vonis kasus Misbakhun dirubah dengan melakukan peninjauan kembali. Dan setelah peninjauan kembali dilakukan Misbakhun dinyatakan bebas karena terbukti tidak bersalah mengenai tudingan kasus Misbakhun korupsi tersebut.

"Sejak saat itu, saya juga memulai sebuah era baru, membuka hati saya lebar-lebar bahwa saya harus memaafkan semua orang yang telah mendzolimi saya dengan tuduhan-tuduhan itu," tambahnya.

Tuduhan Misbakhun korupsi yang diterimanya kini dijadikan pelajaran berharga di dalam kehidupanya. Misbakhun memaafkan orang yang sudah pernah mendzolimi dirinya, di antaranya beberapa tokoh yang sudah memasukkannya ke penjara dengan tudingan Misbakhun korupsi yang tak benar.

Kisah di Balik Buku Melawan Takluk

Sumber: Google

Pengalaman Misbakhun saat melawan tuduhan kasus Misbakhun korupsi yang menjertanya beliau ceritakan dengan meluncuran buku yang berjudul  "Melawan Takluk". Kisah dibalik buku tersebut adalah usahanya dalam melawan tudingan kasus Misbakhun korupsi yang mengakibatkan dirinya sempat merasakan kehidupan dibalik jeruju besi walau pada kahirnya Misbakhun di bebaskan dan dinyatakan tidak bersalah.

"Ada hikmah penting dalam proses pemenjaraan itu. Penjara telah menguatkan jati diri dan karakter saya. Penjara berhasil menghilangkan rasa takut yang pernah saya punya," ucap Misbakhun saat acara peluncuran bukunya tersebut.

Dalam buku tersebut, Misbakhun berbicara dalam perspektif sebagai orang yang dihina dan direndahkan martabatnya, hanya demi kepuasan penguasa.

Menurutnya, kriminalisasi terhadap dirinya akan menjadi noktah hitam perjalanan pemerintahan Presiden SBY. Padahal pemerintah selalu mengaku menjunjung tinggi supremasi hukum, menghormati HAM serta tidak melakukan intervensi hukum. 

"Bagi saya semua itu hanya retorika pencitraan. Kriminalisasi jadi bukti," tukasnya.

Seperti diketahui, Komisaris PT Selalang Prima Internasional tersebut terjerat dalam perkara pemalsuan dokumen pencairan letter of credit (L/C)  Bank Centruy ang terkenal dengan seutan kasus Misbakhun korupsi. 

"Kriminalisasi lawan politik hanya terjadi pada pemimpin lemah. Karenanya ketika kita memiliki pemimpin yang lemah, di saat bersamaan kita harus menjadi lawan politik yang kuat. Supaya pemimpin yang lemah tersebut menjadi kuat karena kita sebagai musuh mengajarkan kepada dia bagaimana menjadi pemimpin yang kuat," tuturnya.

Apresiasi Untuk Misbakhun Melawan Kriminalitas

Sumber: Google

Kemenangan Misbakhun terhadap upaya melawan tuduhan kasus Misbakhun korupsi yang menjerat dirinya mengundang tanggapan Hendrawan Supratikno. Menurut Hendrawan apa yang dilakukan Misbakhun harus mendapatkan apresiasi karena behasil melawan upaya kriminalitas.

Misbakhun dikenal sebagai sosok yang  berani, konsisten dalam usaha mengungkap skandal Bank Century. Menurut Hendrawan karena itulah tidak aneh jika Misbakhun dijadikan sasaran dengan menjadikan Misbakhun sebagai tersangka tuduhan kasus Misbakhun korupsi atas  atas pemalsuan dokumen L/C (letter of credit) . 

"Itu menunjukkan kasus yang sifatnya perdata perjanjian transaksi antar bank dan nasabah dibawa ke ranah pidana. Itu artinya ada maksud-maksud tertentu. Ada upaya untuk mencemarkan dan belokan arah kasus Century," ujar guru besar ilmu ekonomi itu.

Seperti diketahui, Misbakhun meluncurkan buku berjudul "Melawan Takluk: Perlawanan dari Penjara Century" di Jakarta, Senin (15/10). Dalam bukunya itu Misbakhun bercerita tentang perjalanannya menghadapi kriminalisasi oleh penguasa.

Misbakhun pernah tercatat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Namun ia terpental dari posisinya di DPR karena selaku Komisaris PT Selalang Prima Internasional ia dijerat dengan kasus Misbakhun korupsi.

Sebelumnya pada pengadilan tingkat pertama hingga kasasi, Misbakhun dinyatakan bersalah. Namun di tingkat PK, Misbakhun justru dibebaskan dari segala tuduhan mengenai kasus Misbakhun korupsi dakwaan dan nama baiknya direhabilitasi, termasuk posisinya di DPR.

Misbakhun Dinyatakan Bebas Setelan Proses PK

Sumber: Google

Kasus pemalsuan dokemen yang terkenal dengan kasus Misbakhun korupsi dinyatakan selesai dengan kebebasan yang dapatkan oleh Misbakhun. Misbakhun dinyatakan bebas dari tuduhan kasus Misbakhun korupsi tersebut setelah melakukan peninjauan kembali pada proses hukum lebih lanjut. pada proses peninjauan kembali tersebut Mahkamah Agung menyatakan Misbakhun tidak bersalah terkait tuduhan kasus Misbakhun korupsi tersebut., untuk itu Misakhun dibebaskan secara resmi. 

Pada proses hukum sebelumnya Misbakhun dinyatakan bersalah dan dijadikan tersangka dengan vonis penjara penjara 2 tahun. Pada keputusan tersebut kuasa hukum Misbakhun dalam upaya menempuh proses hukum lebih lanjut mengajukan untuk melakukan Peninjauan Kembali terhadap kasus Misbakhun korupsi.

Misbakhun adalah seorang politikus partai Golkar, namun saat kasus Misbakhun korupsi terjadi, Misbakhun masi menjadi politisi partai PKS. Misbakhun pindah menjadi politisi partai Golkar setelah kasus Misbakhun korupsi dinyatakan selesai oleh mahkamah agung. Hal yang membuat Misbakhun hijrah ke partai Golkar antara lain karena posisi beliau didalam politisi partai PKS sudah ada yang menggantikan.

Mengenai kasus Misbakhun korupsi ada yang beranggapan bahwa kasus Misbakhun korupsi tersebut terjadi karena adanya campur tangan para penguasa yang geram dengan sikap Misbakhun.

Misbakhun juga dikenal sebagai salah satu anggota inisiator hak angket Bank Century, yang sangat gigih, vokal dan berani karena sikap tersebutlah banyak yang beranggapan kasus Misbakhun terjadi karena geramnya penguasa dengan sikap Misbakhun yang terlalu berani dalam upaya pengungkapan skandal besar Bank Century. 

Anggapan lain terhadap kasus Misbakhun korupsi terjadi karena upaya agar membelokan perhatian dari kasus Century menjadi kasus Misbakhun korupsi. Saat bebas dari tuduhan kasus Misbakhun korupsi tersebutlah Misbakhun memulai karir barunya dengan partai Golkar.